Mereka terpaksa menyerahkan Rp 2,5 juta milik perusahaannya kepada pelaku karena ditodong senjata api jenis FN warna silver.
"Kami khawatir menanggung uang yang dirampok itu, memang ketentuan perusahaan, makanya kami melapor," ungkap Sopia saat melapor ke SPKT Polsek Ilir Timur I Palembang, Minggu (25/5).
Dijelaskannya, peristiwa tersebut terjadi begitu cepat pada Sabtu (24/5) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, pengunjung toko dalam keadaan sepi. Kemudian, datang seorang pelaku yang berpura-pura membeli dua bungkus rokok merek Dunhil.
Setelah rokok diberikan, pelaku yang masih memakai helm itu langsung menodongkan senjata api kepada korban sambil meminta uang di dalam brangkas kasir. Karena terdesak dan takut, korban yang hanya bertugas dua orang pada malam itu, akhirnya menyerahkan uang yang diminta.
"Kami takut karena ditodong pistol di kepala kami. Apalagi saat itu hanya kami berdua yang jaga," kata Sopia seraya menambahkan masih mengingat wajah pelaku.
Kapolsek Ilir Timur I Palembang Kompol Afriya Jaya mengungkapkan, laporan kedua korban sudah diterima dengan Nomor STPL/263-B/V/2014/SUMSEL/RESTA/SEKTA IT.I. Pihaknya juga sudah melakukan olah TKP dengan melihat rekaman CCTV yang terpasang.
"Sepertinya saat ini perampokan menggunakan senjata api makin marak di Palembang. Kami akan selidiki kasus ini hingga meringkus pelakunya," ujarnya menegaskan.